Mengapa masker kertas kasa hanya boleh digunakan satu kali ?

Published November 23, 2012 by cingahputriiiii

Image

Pernakah anda bertanya-tanya  apakah bisa masker kertas kasa di pakai lebih dari sekali , atau bahkan berfikir untuk mencucinya setelah di pakai ?????

Mungkin banyak diantara kalian yang bahkan memakia masker kertas kasa berulang-ulang , mungkin setelah anda membaca artikel ini anda akan berfikir dua kali untuk melakaukanyana.

Di udara yang bebeas terdapat lebih dari 1800 mikroba yang berbeda-beda dan banyak diantara nya yang dapat menyebabkan penyakit bagi manusia . untuk melakukan pencegahan dewasa ini banyak orang memakai masker (Surgical mask) untuk menghindari dari bahanya polusi udara dan berbagai cara penularan penyakit contohnya influenza .masker berguna untuk penyaringan atau filtrasi bakteri atau partikel-partikel halus yang dapat berbahaya bagi kesehatan .

Masyarakat diimbau untuk jangan pernah menggunakan masker  (surgical mask) secara berulang, karena ribuan kuman dan partikel kotor menempel di masker tersebut. Masyarakat diimbau agar jangan pernah mencuci masker dan menggunakannya kembali.
“Surgical mask, harus diganti setiap hari. Karena penggunaannya di luar ruangan, sehingga banyak polutan, partikel, dan kuman yang menempel pada masker tersebut. Kalau tidak sering diganti, maka kuman dapat menempel lebih banyak, dan bertumbuh dengan cepat,” ujar Agus Dwi Susanto, Dokter Spesialis Paru dari RS Persahabatan, di Jakarta, Kamis (28/6).
Menurutnya, karena kuman bertumbuh semakin banyak, kuman menjadi menumpuk, dan beresiko masuk ke hidung. Banyaknya kuman yang menumpuk, dapat menyebabkan infeksi di saluran pernapasan.dr.Agus juga mengimbau agar jangan pernah mencuci surgical mask dengan alih-alih ingin melakukan penghematan. Menurutnya, mencuci justru akan merusak masker dan mengurangi kualitas filternya.

“Kalau dicuci, justru akan merusak filtrasinya. Bukannya makin sempit, justru pori-porinya semakin lebar.” ujar dr.Agus,

Ia menjelaskan, penggunaan surgical mask sebenarnya hanya berpengaruh sebesar 20 persen. Untuk tempat yang tercemar polusi sangat parah, masyarakat harus menggunakan masker khusus yang mampu menangkal kuman lebih baik, seperti N95. Namun begitu, Agus menungkapkan bahwa surgical mask sudah cukup sebagai awal upaya preventif menangkal kuman.

“Surgical mask bisa menangkal partikel yang berukuran lebih besar dari 10 mikron. Sedangkan, N95 bisa menangkal hingga 0,5 mikron. Jadi, kalau mau yang lebih bagus, pakailah yang terstandart, atau pakai yang surgical tetapi dengan dilapisi lagi.” ujar Agus.

Namun, Agus menjelaskan bahwa masker hanya mampu menangkal kuman dan partikel kecil. Akan tetapi, kandungan polutan berupa gas baik CO amaupun CO2 tidak dapat ditangkal. Karena itu, masyarakat tetap diimbau agar menghindari faktor-faktor polutan. (http://www.gatra.com/life-health/sehat/14800-masker-operasi-hanya-untuk-sekali-pakai-.html)

Jadi pada dasarnya penggunaan masker (surgical mask) membantu kita menangkal kuman dan partikel kecil  yang dapat menyebabkan penyakit namun apabila masker dipakai secara berulang-ulang akan terjadi penimbunan bakteri atau mikroba lainnya yang dapat terhirup dan membahayakan pemakai dapat menimbulkan infeksi saluran pernafasan dan gangguan pernafasan lainnya.  

Masihkah anda ingin memakai masker secara berulang ? choice is in your hands, so keep healthy guys 😀